Mau Bikin PT? Ini Syarat Pendirian PT yang Perlu Kamu Tahu!

Saat ini, banyak orang yang terjun ke dunia bisnis di berbagai bidang. Skalanya pun beraneka ragam, ada yang berskala kecil, menengah, sampai besar. Adapun di Indonesia yang paling banyak dipilih oleh para pelaku usaha adalah jenis Perseroan Terbatas atau yang lebih dikenal dengan PT.

Perlu diketahui, mendirikan PT memiliki beberapa keuntungan yang sangat mantap. Salah satunya adalah mendapatkan akses modal dalam jumlah besar dari lembaga keuangan. Tak cuma itu, barang yang diproduksi atau diedarkan pun bakal mendapat perlindungan hukum, sehingga namanya nggak bisa disalahgunakan oleh orang lain.

Sekedar informasi, PT dikelompokkan ke dalam 3 macam, yaitu PT Kecil dengan modal lebih dari 50 juta rupiah, PT Menengah dengan modal 500 juta rupiah, dan PT Besar dengan modal sebesar 10 miliar rupiah. Sedangkan berdasar sumber modalnya, PT dibagi menjadi 2 jenis, yaitu PT Terbuka yang mendapat model dari pihak luar atau bersifat umum dan PT Tertutup dimana pemodal hanya terdiri dari pihak yang disetujui oleh dewan komisaris atau direksi.

READ  Memulai Bisnis saat Pandemi Covid-19, Kenapa Tidak?

Menurut aturan yang berlaku, PT harus dimiliki oleh 2 orang dengan tanggung jawab pada perusahaan tanpa melibatkan kepemilikan harta pribadi. PT juga tidak mengharuskan pemiliknya untuk memimpin perusahaan, sehingga bisa memilih orang lain untuk menjadi pimpinan.

Yang jadi pertanyaan, apa saja syarat pendirian PT? Gimana pula prosedur pendiriannya? Berikut saya ulas dengan lengkap!

Syarat pendirian PT

Syarat pendirian PT yang pertama adalah pendiri minimal 2 orang atau lebih.

– Ada nama perusahaan.

– Pendiri wajib ambil bagian dalam saham.

Syarat pendirian PT selanjutnya adalah akta pendirian harus disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM dan diumumkan dalam BNRI.

READ  Simak Baik-baik, Ini Dia Sederet Faktor Keberhasilan Wirausaha yang Perlu Kamu Tahu!

– Menetapkan nilai modal dasar dan modal disetor (nilai modal setor minimal 25 persen dari modal dasar).

Dokumen yang perlu disiapkan untuk syarat pendirian PT

– Fotokopi KTP, NPWP, dan KK para pemegang saham.

– Foto direktur latar belakang merah ukuran 3×4.

– Fotokopi PBB tahun terakhir sesuai domisili perusahaan.

– Fotokopi surat kontrak atau sewa kantor.

– Surat keterangan domisili dari pengelola gedung jika berkantor di gedung perkantoran.

– Surat keterangan RT/RW, khusus di luar Jakarta.

– Kantor berada di wilayah perkantoran atau ruko dan tidak berada di area permukiman.

Prosedur mendirikan PT

– Datang ke kantor Notaris untuk buat akta pendirian.

– Bawa akta pendirian tersebut serta surat pengantar dari notaris kepada Menteri Hukum dan HAM untuk disahkan.

– Setelah dapat pengesahan, bawa dokumen itu ke kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri sesuai domisili untuk didaftarkan.

READ  Kerjasama Danain dan Finansialku.com untuk Tingkatkan Minat Investasi P2P Lending

– Bawa akta pendirian PT serta surat keputusan pengesahan tersebut ke Kantor Percetakan Negara.

Undang-undang Cipta Kerja Mudahkan Pendirian PT

Undang-undang Cipta Kerja diklaim sangat mendukung pengembangan UMKM serta Koperasi. Hal ini diutarakan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki beberapa waktu lalu.

Menurut Teten, Undang-undang Cipta kerja bakal berikan kemudahan bagi masyarakat untuk memulai usaha di skala terkecil. Kemudahan itu direalisasikan dalam bentuk pendirian PT.

Kata Teten, dulu ada syarat mendirikan PT yang dinilai memberatkan, yaitu terkait modal dasar pendirian PT minimal 50 juta rupiah. Aturan itu tercantum dalam UU Nomor 40/2007 tentang Perseroan Terbatas dan sudah dihilangkan dalam UU Cipta Kerja. Tak cuma itu, UU Cipta Kerja juga mengatur bahwa setiap warga negara yang mau mendapat kekuatan hukum dalam berusaha bisa dengan mudah mendaftar secara elektronik di Kemenkumham.

You May Also Like

About the Author: Big Balooney